Kabupaten Sumbawa memiliki sejumlah tempat wisata. sebagian besar wilayah pantai yang indah. salah satunya Pantai Goa. Bagaimana kondisinya kini dan apa saja daya tariknya?
Selain memiliki panorama pantai nan indah yang tak kalah saing dengan dengan tempat wisata di daerah unggulan seperti Bali dan Lombok, kawasan yang tidak jauh dari kota sumbawa ini, juga tak kalah heboh dan menggoda. Tempat wisata yang terdapat di desa Karang Dima Labuhan Badas tersebut, juga menyuguhkan kekayaan alam, budaya, dan hasil polesan tangan manusia.
usai menempuh jarak 500 meter dari jalan raya pengunjung akan di suguhi aroma khas yang mengundang selera. yakni bau harum berbagai jenis seafood (ikan laut) bakar.
sekitar belasan pedagang yang siap menyajikan seafood seperti cumi, kerapu, ikan kakap mulai dari ukuran mini hingga jumbo. semua ini tergantung orderan pengunjung. Harga yang dipatok penjual disana tidak seperti harga restauran atau rumah makan berkelas seperti yang ada di kota-kota besar. artinya kalangan tak "berduit" pun mampu menikmatinya. ya, layaknya membeli ikan di pasar tradisional.
Pengunjung pun bebas memilih tempat untuk menyantap ikan-ikan ini. para penjual juga sudah sudah menyediakan bungalow-bungalow mini di pinggir pantai. wuihh tentunya asik menyantap makanan sambil menikmati keindahan pantai.
Fasilitas ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Tak heran, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Seni dan Budaya, Kabupaten Sumbawa berencana membangun rumah saji di kawasan tersebut.
Rumah saji ini nantinya diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin menikmati masakan khas pantai.
terlepas dari itu, masih ada banyak potensi lain. yakni tiga goa peninggalan zaman belanda yang hingga kini masih menganga di pinggir pantai tersebut. Adanya sejumlah goa ini juga konon yang mencetuskan ide masyarakat sekitar menamai pantai tersebut menjadi pantai goa.
usai menempuh jarak 500 meter dari jalan raya pengunjung akan di suguhi aroma khas yang mengundang selera. yakni bau harum berbagai jenis seafood (ikan laut) bakar.
sekitar belasan pedagang yang siap menyajikan seafood seperti cumi, kerapu, ikan kakap mulai dari ukuran mini hingga jumbo. semua ini tergantung orderan pengunjung. Harga yang dipatok penjual disana tidak seperti harga restauran atau rumah makan berkelas seperti yang ada di kota-kota besar. artinya kalangan tak "berduit" pun mampu menikmatinya. ya, layaknya membeli ikan di pasar tradisional.
Pengunjung pun bebas memilih tempat untuk menyantap ikan-ikan ini. para penjual juga sudah sudah menyediakan bungalow-bungalow mini di pinggir pantai. wuihh tentunya asik menyantap makanan sambil menikmati keindahan pantai.
Fasilitas ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Tak heran, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Seni dan Budaya, Kabupaten Sumbawa berencana membangun rumah saji di kawasan tersebut.
Rumah saji ini nantinya diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin menikmati masakan khas pantai.
terlepas dari itu, masih ada banyak potensi lain. yakni tiga goa peninggalan zaman belanda yang hingga kini masih menganga di pinggir pantai tersebut. Adanya sejumlah goa ini juga konon yang mencetuskan ide masyarakat sekitar menamai pantai tersebut menjadi pantai goa.
0 komentar:
Posting Komentar