Kamis, 26 Februari 2009

Aplikasi Meteorologi

. Kamis, 26 Februari 2009

Meteorologi terapan (applied meteorologi) adalah istilah umum yang mencakup aplikasi meteorologi pada aktifitas manusia. Dari segi kegunaannya meteorologi dapat dibagi menjadi :

  1. Meteorologi Pertanian (agrometeorologi) yaitu aplikasi meteorologi di dalam bidang pertanian dan kehutanan. Dalam pertanian lebih mengutamakan unsur iklim (rerata cuaca) daripada unsur cuaca. Iklim mempengaruhi produksi pangan, karena itu aplikasi klimatologi dalam pertanian adalah sangat penting karena mengingat tiap jenis tanaman pada berbagai tingkat pertumbuhan memerlukan kondisi cuaca yang berbeda.
  2. Meteorologi Penerbangan (Aeronatik) yaitu aplikasi meteorologi dalam dunia penerbangan. Informasi cuaca yang diperlukan adalah biasanya meliputi berita cuaca untuk lepas landas (take off), cuaca ketika pesawat akan mendarat (landing) dan cuaca sepanjang jalur penerbangan. Dari peta cuaca dapat dipelajari keadaan cuaca sepanjang jalur penerbangan. Salah satu kondisi cuaca yang sangat berbahaya dalam penerbangan adalah munculnya awan cumulonimbus (Cb). Awan jenis ini sangat berbahaya dan ganas, karena di dalamnya terdapat hujan deras, badai atau batu es (hailstones), selain itu pesawat yang terbang di bawah awan Cb dapat diangkat masuk ke dalam awan sehingga pilot mendapat kesulitan untuk mengendalikan pesawatnnya. Awan jenis ini disebut “jalur maut” bagi dunia penerbangan dan harus dihindari.
  3. Meteorologi Sinoptik, mempelajari gejala cuaca yang pengamatan unsur cuacanya dilakukan secara simultan (bersamaan) dan meliputi daerah yang luas. Kajian ini dipakai untuk meramalkan kondisi cuaca yang lalu dan sekarang. Pengamatan sinoptik dilakukan setiap 6 jam yaitu pada jam 00.00, 06.00, 12.00, 18.00 waktu universal. Data cuaca dari setiap daerah kemudian dikirim ke kantor pusat Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Jakarta, yang kemudian dikirim ke negara-negara lain untuk dipakai sebagai dasar peramalan cuaca sinoptik. Observes unsur cuaca dilakukan secara teratur (reguler) oleh lebih dari 700 stasiun yang tersebar di permukaan bumi.
  4. Hidrometeorologi yaitu aplikasi meteorologi dalam bidang penampungan air (water supply) seperti bendungan (waduk) air, irigasi, dan lain-lain. Hidrometeorologi juga dapat didefinisikan sebagai studi (kajian) proses fisis atmosfer yang mempengaruhi sumber air di bumi, bidang ini diminati oleh ahli hidrologi.
  5. Meteorologi Bangunan yaitu aplikasi meteorologi dalam bidang arsitektur, agar estetikanya lebih indah dan bangunannya terasa lebih nyaman. Pentingnya pengaruh cuaca terhadap bangunan, sekarang direalisasikan oleh sebagian besar ahli arsitektur. Seorang arsitek dapat menyiapkan rancang bangun dengan mengetahui factor fundamental seperti : (a) bangunan yang dibutuhkan. (b) lokasi bangunan. (c) perkiraan biaya, tetapi sangat tidak menguntungkan jika hal itu tidak didukung oleh pengetahuan meteorologi yang memadai. Aspek estetika tentu tidak boleh diabaikan, tetapi dalam hal ini antara seni dan meteorologi harus dipadukan. Idealnya seorang arsitek sebaiknya mengetahui temperature udara, radiasi matahari, kelembaban udara dan kecepatan angina, ditambah dengan pengetahuan analisis frekuensi dan hubungan antar peubah iklim tersebut.
  6. Meteorologi Kedokteran yaitu aplikasi meteorologi dalam bidang kedokteran yang dikaitkan dengan kesehatan manusia. Hubungan iklim dan penyakit sangat rumit. Kerjasama penelitian antara ahli meteorologi dan ahli kedokteran sangat diperlukan untuk menetukan peranan iklim sebagai penyebab penyakit khusus. Banyak penyakit yang berkaitan dengan iklim atau musim tertentu, terutama dengan temperatur dan kelembaban udara.
  7. Aplikasi Meteorologi dalam bidang lain
    1. Meteorologi lingkungan dan pencemaran udara studi pencemaran udara memerlukan kordinasi berbagai disiplin ilmu. Cara zat pencemar dari sumbernya masuk ke atmosfer termasuk bidang rekayasa. Bagaimana zat pencemar mempengaruhi mahluk hidup termasuk termasuk bidang biologi dan kedokteran. Proses bagaimana zat pencemar dari sumbernya sampai pada organisme dan struktur termasuk bidang meteorologi. Konsentrasi zat pencemar di atmosfer ditentukan oleh faktor meteorologist seperti stabilitas udara, arah dan kecepatan angin, dan tinggi campuran.
    2. Meteorologi modifikasi cuaca dapat diartikan sebagai modifikasi awan secara buatan atas usaha manusia.
    3. Meteorologi Maritim yaitu aplikasi meteorologi dalam bidang maritime dan kelautan.
    4. Meteorologi Enjiniring yaitu aplikasi meteorologi dalam bidang rekayasa atau teknik.

sumber : meteorologi indonesia 1

3 komentar:

k4rl4v mengatakan...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Anonim mengatakan...

I like meteo

Anonim mengatakan...

;) trims infonya

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com